Gelap terlalu pekat menyelimuti
ada serigala barat yang asyik merengguk anggur menggerogoti kelinci rembulan
dan dibawah kegelapan itu rektor dan investor sibuk bertandatangan
ya, begitulah cara lahan-lahan kampus kian menghilang perlahan-lahan
Sementara itu bapak-bapak dari dinas pendidikan
sibuk mengulik-ulik proposal sekolah-sekolah tertinggal
mencari kesempatan untuk mendapatkan segarnya cairan dana
dan menteri keuangan sibuk mengemis-ngemis utang
bersujud-sujud ia di keset Bank Dunia
sementara alat negara yang mengurusi hak rakyat
terampok permainan tangan saham
Oh, plaza widya nusantara menjadi saksi
bahkan jika kantor rektorat nantinya disulap menjadi tempat perbelanjaan
bila nanti rektor dapat memadamkan sekring sinar rembulan
niscaya mahasiswa akan terus berdiskusi tentang kehidupan
di malam hari setelah seharian memakan sayur-mayur perkuliahan
(auliaibrahimyeru, 20 Agustus 2007, Plaza Widya Nusantara-ITB)
No comments:
Post a Comment