Bagi saya, tiga bulan pada saat libur semester genap, merupakan waktu yang sangat khusus buat saya. Saya menulis ini karena banyak hal. Banyak hal yang belum diselesaikan. Secara personal, secara pemikiran juga. Secara umum tulisan ini akan dibuat per seri, dengan tentu dengan tingkat subjektivitas yang tinggi. Sehingga, tentu saja tulisan ini dapat diperdebatkan atau memunculkan perdebatan.
Singkat kata, pada tiga bulan tersebut, Keluarga Mahasiswa ITB menyiapkan diri menyambut mahasiswa baru. Iya, perhelatan akbar tahunan yang dahulu bernama Orientasi Studi Keluarga Mahasiswa (OSKM), yang biasanya juga didahului oleh PMB rektorat dan PMB mahasiswa, dan terdapat pula Open House Unit (OHU) yang pada tahun 2007 dan 2008 berusaha dilebur dengan OSKM. OHU ini diperuntukkan bagi Unit Kegiatan Mahasiswa untuk membuka stand open recruitment secara serentak bersama teman-teman unit yang lain. OSKM ini setelah 2006 ilegal, bertransformasi menjadi PMB (Penyambutan Mahasiswa Baru), kemudian terakhir berganti lagi menjadi Inisiasi Keluarga Mahasiswa (InKM).
Btw, ada yang masih ingat PMB mahasiswa?angkatan 2005 udah ga ngalamin lagi, 2004 gimana ya? cuman setahu saya, biasanya di Sabuga mahasiswa baru disambut oleh himpunan-himpunan. Oh iya mahasiswa baru pada saat itu sudah dijuruskan, berbeda dengan sekarang yang masih harus memilih program studi yang diinginkan. Biasanya buat pendataan anak-anak baru, untuk mempermudah pendataan anak baru untuk himpunan. Belakangan ini dilarang, belakangan ini juga sudah tidak ada, karena tidak dimungkinkan. Kendati, kalau lebih jeli, ada saja yang berhasil (hehehe, ga usah bahas siapa yang berhasil...)
Baiklah, kalau begitu saya mulai dengan perjalanan saya sebagai peserta OSKM 2005. Kondisi saat itu panitia OSKM juga menjadi perangkat bagi rektorat untuk menyiapkan lapangan acara rektorat. Kondisi ini membuat saya tidak bisa membedakan yang mana acara mahasiswa mana yang rektorat, bagi saya sih sama saja, huehehe. Tentu saja sebagai anak baru, saya kaget melihat seseorang sendiri, berjas almamater, memberi komando dengan lafal, "AKU..". Geli juga saya pikir. Dan itulah makhluk yang biasa disebut sebagai staf danlap. Iya, danlap (komando lapangan). Danlap punya staf yang tugasnya memberi komando langsung di depan peserta dan panitia.
Pembagian kelompok saat itu sangatlah rapi. Saya ingat tes psikotes diselenggarakan kembali sebelum rangkaian PMB-OSKM, dan saat itu setelah pulang, kami dikumpulkan dan dibagikan kertas berisi nomor kelompok. Ini efektif sekali, tanpa kemacetan sama sekali (heheheh, piss!!).
Ya begitulah, jalannya PMB seperti biasa, membuat mengantuk, banyak faktor yang membuat kita mengantuk dan bisa amat sangat panjang jika mau dibahas lagi. Saat yang cukup menarik ketika kita akan ditarik dari acara PMB ke OSKM. Kita diputar jauh sekali ke lapangan Saraga,dan akhirnya kita dimobilisasi menuju lapangan basket. Lapangan Basket bak lautan manusia. Hahahaha, rasanya sudah mau jadi sop daging aja dimasak bareng-bareng. Pembukaan OSKM tidak begitu lama, dengan saya yang tidak bisa membedakan mana Ketua, mana Danlap, juga SwasTA (atau oknum yang bertingkah seperti swasta) yang berteriak di tribun. Sebagai tambahan, SwasTA singkatan dari mahasiswa stress saat TA, ada juga versi lain, pokoknya adalah sebutan mahasiwa yang sudah mulai berlumut di Kampus. Ketika keluar, kami melihat spanduk besar-besar, jelas untuk menyambut kami, begini tulisannya: "SELAMAT DATANG PUTERA-PUTERI TERBAIK BIMBEL". Mereka yang menulis mencantumkan identitas siapa mereka di spanduk tersebut dengan huruf yang lebih kecil: "dari senior terbaik bimbel".
Sepulangnya kami dipastikan oleh tatib kelompok (taplok), dan saat itu dilarang membawa kendaraan pribadi (kalau tidak salah), ada jarak bersih harus sudah berjalan kaki. Fungsinya baru saya tahu belakangan beberapa tahun berikutnya: menghindari kemacetan dan kecelakaan akibat kelelahan.
Momentum apa yang paling mengesankan selama OSKM 2005?
Kesan ya? Kalau kesan bingung itu ketika deklarasi angkatan 2005. Saat itu seseorang yang mewakili satu angkatan 2005 membuat janji angkatan, salah satunya membuat puskesmas. Beneran itu bikin saya terkejut, hahaha. Mulanya menjelang penutupan dari tiap jurusan diambil perwakilannya untuk membicarakan kontribusi angkatannya. Lalu digodok bersama di sebuah forum yang selanjutnya disebut Forum 2005 (masih ingat forum ini??haha). Dari seni rupa siapa??tenang, tenang, bukan saya kok, hehehe.
Mengenai Open House Unit??
OHU 2005 ini saya tidak bertahan lama. Yah, paling saya keliling stand yang kira-kira saya sukai, daftar bebeberapa unit (hehehe). Terakhir, saya langsung pergi makan-makan bersama teman kelompok OSKM bersama taplok dan mentor pendamping. Yang paling berkesan apa ya?susah sih, udah lupa-lupa juga. Hanya saja jika dibandingkan dengan OHU berikutnya, zonasi OHU 2005 menurut saya paling bagus.
Showing posts with label aku. Show all posts
Showing posts with label aku. Show all posts
Friday, April 3, 2009
Monday, October 27, 2008
He, cita-citamu apa?
Coba bayangkan, 25-30 tahun lagi, Anda akan menjadi siapa?. Kalo kata doktrinasi-sejak saya ospek, kita memang akan menjadi "seseorang" (hei, terutama Anda-Anda yang belajar di tempat yang mengklaim tempatnya sebagai "the best"). Tetapi, hal itu pada dasarnya, wajar dan sangat biasa. Hidup ini mengalir, dimana ada mulai dan akhir, dimana ada pensiun juga.
Saya ngeri ketika membayangkan 25 tahun lagi saya bertemu kembali dengan teman sepantaran, menjadi apa mereka dan saya. Saya pun hanya bisa berencana dan berkeinginan, dan Tuhan yang Maha Tahu nantinya saya jadi apa.
Apapun doktrinasinya, yang jelas, kita tentu mesti dapat bercita-cita, menjadi apa, dan kita sendiri yang menggali jalan kesitu. Pada dasarnya menggali jalan itu seperti menggali harta karun. Kita terus menggali, seolah-olah baru, padahal jalurnya memang telah ada.
Dengan kondisi yang ada, teman-teman, lingkungan, bangsa, sampai diri Anda, ya...sebenarnya kita-kita ini mau jadi apa sih?
Joshua si penyanyi cilik (waktu itu) bilang dia kepingin pinter kayak Habibie, tetapi toh dia sekarang dia bekerja keras untuk merubah citranya menjadi artis remaja, segera saya menduga bahwa apa yang dinyanyikan si Joshua cilik tersebut "cita-cita tersembunyi" dari pencipta lagu.
Apapun, kita mesti siap dengan cerita yang kita goreskan maupun yang kita lihat nantinya. Sikap berbesar hati itulah menjadi penting. Toh yang bikin itu penting ya kita-kita sendiri. Apakah posisinya sebagai kenangan, penyesalan, dan seterusnya. Yang penting daya hidupnya yang terus dinyalakan. Ketika kenangan itu pahit, tentu saja kita mesti optimistis untuk mencetak kenangan yang baik di saat mendatang. "Hadapi saja," begitu kata Iwan Fals.
Ketika arus sekarang mendudukkan pemuda sebagai objek yang terus reaktif, rasanya pemuda harus tetap ditempatkan pada "posisi yang masih bermetamorfosa". Mereka tidak berhenti pada Perguruan Tinggi, SMA/SMK/STM, SMP, SD, TK, apalagi playgroup, perjalanan dan masalahnya, masih amatlah panjang. Mereka, kita, saya, Anda, baru berhenti ketika kita mencapai titik paling akhir, dimana kita tidak akan bisa mengubah penyesalan menjadi kenangan yang manis. Dimana kita tidak hanya mengenang, namun dapat pula ganjarannya. Di tempat yang biasa disebut Padang Mahsyar.
Berbicara itu mudah, ya, seperti yang saya lakukan ini. Di sisi lain, saya menjadi betul-betul kerdil.
Posting ini dibuat dalam rangka memperingati sumpah pemuda
buat Lucky: ini hasil renungan saya dengan posting Anda, Bung!
Saya ngeri ketika membayangkan 25 tahun lagi saya bertemu kembali dengan teman sepantaran, menjadi apa mereka dan saya. Saya pun hanya bisa berencana dan berkeinginan, dan Tuhan yang Maha Tahu nantinya saya jadi apa.
Apapun doktrinasinya, yang jelas, kita tentu mesti dapat bercita-cita, menjadi apa, dan kita sendiri yang menggali jalan kesitu. Pada dasarnya menggali jalan itu seperti menggali harta karun. Kita terus menggali, seolah-olah baru, padahal jalurnya memang telah ada.
Dengan kondisi yang ada, teman-teman, lingkungan, bangsa, sampai diri Anda, ya...sebenarnya kita-kita ini mau jadi apa sih?
Joshua si penyanyi cilik (waktu itu) bilang dia kepingin pinter kayak Habibie, tetapi toh dia sekarang dia bekerja keras untuk merubah citranya menjadi artis remaja, segera saya menduga bahwa apa yang dinyanyikan si Joshua cilik tersebut "cita-cita tersembunyi" dari pencipta lagu.
Apapun, kita mesti siap dengan cerita yang kita goreskan maupun yang kita lihat nantinya. Sikap berbesar hati itulah menjadi penting. Toh yang bikin itu penting ya kita-kita sendiri. Apakah posisinya sebagai kenangan, penyesalan, dan seterusnya. Yang penting daya hidupnya yang terus dinyalakan. Ketika kenangan itu pahit, tentu saja kita mesti optimistis untuk mencetak kenangan yang baik di saat mendatang. "Hadapi saja," begitu kata Iwan Fals.
Ketika arus sekarang mendudukkan pemuda sebagai objek yang terus reaktif, rasanya pemuda harus tetap ditempatkan pada "posisi yang masih bermetamorfosa". Mereka tidak berhenti pada Perguruan Tinggi, SMA/SMK/STM, SMP, SD, TK, apalagi playgroup, perjalanan dan masalahnya, masih amatlah panjang. Mereka, kita, saya, Anda, baru berhenti ketika kita mencapai titik paling akhir, dimana kita tidak akan bisa mengubah penyesalan menjadi kenangan yang manis. Dimana kita tidak hanya mengenang, namun dapat pula ganjarannya. Di tempat yang biasa disebut Padang Mahsyar.
Berbicara itu mudah, ya, seperti yang saya lakukan ini. Di sisi lain, saya menjadi betul-betul kerdil.
Posting ini dibuat dalam rangka memperingati sumpah pemuda
buat Lucky: ini hasil renungan saya dengan posting Anda, Bung!
Sunday, September 28, 2008
Mari Berlari Sepuluh Putaran
Hm, kena tag juga dari ay. Yasudah saya kerjakan, hari gini masih maen beginian,ckckck.
Jadi ceritanya, kita harus bercerita tentang kita dalam sepuluh poin, cuman yang ngetag saya entah ga ada kerjaan atau apa bikin sampai 12 point (narsis ini mah..ckckck). Seusai mengerjakan, anda dipersilahkan mentag orang lain. OK, here we go...
1. Nama aseli di akte saya, Aulia Ibrahim Yeru. Biasa dipanggil Aul, Aulia, panggilan haram Lia, panggilan kapten john Ibrahim, panggilan dari nama ayah Yeru. Keluarga ayah aselinya berdarah jawatimuran dan keluarga ibu jawatengahan, kedua keluarga ini bertemu dengan pangkalnya ayah dan ibu saya di Tegal. Ya, inyong wong tegal....tapi numpang lahir di Prancis...tepatnya di Toulouse, tapi bahasa Perancisnya udah ga bisa lagi euy...harus belajar dari awal lagi ini mah...
Tradisi dari adat Jawa dapat dikatakan telah luntur, soalnya beberapa tergolong Musyrik, kalo Mus Mujiono itu mah artis, kalo Mushola itu tempat sholat.
2. Katanya dari perilaku bertiga saudara, saya adalah anak yang paling susah diatur, bandel. Terkadang suka melakukan perilaku yang yaa...cukup mengherankan. Contoh: makan tembok, ngolesin vaseline ke sekujur tubuh, menggubah lagu seenak jidad, memberi komentar seperlunya. Hm, biasa saja ya?? ngga tau tuh keluarga saya, kalo udah ngomongin saya memang suka hiperbola, padahal hiperkotak aja dulu...
3. Suka binatang?suka. waktu kecil, saya sempat dalam tahap 'sangat takut' ama binatang, ama capung takut, ama tikus takut, ama anjing takut, ama ikan mentah takut. Tapi sekarang sih suka ama kucing
4. Entah mengapa orang bilang saya garing. Padahal tiap pagi, dalam keadaan normal, kita dibiasakan untuk mandi (kecuali yang ngga doyan mandi), dan mandi jelas-jelas basah
5. Suka sejarah! saya menyukai kisah-kisah jaman dulu, hm, imajinasi juga sih. Puncak keemasan saya adalah waktu SMA, nilai sejarah saya ngga pernah kurang dari 80! sekarang udah di seni rupa, udah kegeruslah, cuman saya masih suka kok. Kalau kata Soekarno: DJAS MERAH (Djangan sekali-kali meloepakan sedjarah)
6. Sempat jadi bobotoh PERSIB. Kok sempet? saya pertama kenal Persib dari tukang mebel yang bikin lemari di rumah saya, jamannya Liga Dunhill kalo ga salah. Pokona mah can jadi urang Bandung, mun teu jadi bobotoh Persib. Salah satu kebanggaan saya atas Persib adalah mereka selalu mencetak dan memakai pemain lokal. Namun, semenjak Persib memakai pemain asing, kebanggaan saya meluntur. Hoiya, ada yang masih punya album kompilasi Persib? yang ada PAS Band, Koil, Harapan Jaya?? nyari euy....
7. Suka memasak, apalagi dalam keadaan kepepet. Saya inget dulu ditinggal di rumah, tanpa lauk, yang ada nasi ama cengek. Akhirnya untuk menghibur diri, saya 'memasak' nasi dan cengek tersebut, pake margarin gitu biar ada kesan bahwa saya memang 'memasak'. Ternyata lebih buruk daripada kurupuk plus saos tomat
8. Momen paling menegangkan adalah waktu saya disunat. Hahaha. Udah di 'meja panas' tetap saja meronta-ronta takut lihat suntikan. Kabur-kaburan gitu, kayaknya suster itu kesel juga ngeliat saya. Tapi akhirnya suster ada juga yang lihai, langsung menangkap dan menyuntik dan, blas, saya pun tidur seketika. ...abis saya histeris edan waktu itu...kayak domba mau disembelih...tapi asik dapat 'sumbangan' banyak hahaha, namun akhirnya nyokap juga yang megang tuh duit, entah disulap jadi apa
9. Cadel, ya saya cadel, ngga bisa ngomong 'r', hanya mendekati 'r' saja. Kalo ngga bisa ngomong l, jadinya cader, hahaha. Hm, kalo yang ini dibahas terus dari sd ampe badan segede-gede gaban gini. Sempet berusaha, dari belajar menggunakan kalimat penuh r (uleur mapay areuy, ular melingkar di atas pagar), sampai usaha fisik semisal menjepit lidah di pintu, tapi tetep aja ngga bisa, yang penting kan sudah usaha.
10. Cewek? saya pertama kali jadian ya sekarang ini. Hahaha. Tapi kalo suka cewek sih dari SD, hm, siapa ya? saya rada lupa baik nama pun wajah. Ya, biasalah saya kan pemalu, jadi ga pernah nyatain (dasar cupu hahaha). Ya emang ini pertama kali saya 'jadian', moga-moga langgeng haha. Doakeun weh yang terbaik...
11. Main concern...belum jadi swasTA, mo ngurus2 udah bukan jamannya lagi...hahaha...udah ah fokus buat masa depan, hm, mungkin babakan siliwangi jadi bahasan cukup ramai akhir-akhir ini (eh kang dada eta baksil teh dadana kota bandung...sesama dada teh dilarang saling meruksak...!!!eling...eling..geus heurin bandung teh...)
Tos ah. Sudah, sudah sebelas, artinya sudah kelebihan satu poin, ga mau nambah-nambah lagi. Kalo gitu saya akan mentag lanjut HAHAHAHAH...bersiaplah KELEAN!!!! (ditulisnya boleh di blog, friendster, atau facebook sekalipun)
1. Lucky, sudah lama saya tidak membaca blog Anda bung! hahaha
2. Helmi, kya..kya.....HelmiChan...saya kangen masa2 goblok di Kongres hahaha
3. Hanief...ini tuatua masih sadja berkeliaran di dunia persilatan hahahha
4. Haruno...hahahahahaha.....hidup mah proses yah??yah??
5. Zaldy...tukang komentar, udah zal..udah...
6. Giladilya Wilono...jangan2 kamu beneran betmennya huahaha....eits hati-hati bengek...
7. Ivan Backout...cobalah cara yang benar..hahah
8. Candra...dekil of the kumel..
9. Uda Darma...INKM I mengirim kepada INKM II groook...grooook.....
10. dan terakhir.....Nenek....ya siapa lagi...hahahaha....
Jadi ceritanya, kita harus bercerita tentang kita dalam sepuluh poin, cuman yang ngetag saya entah ga ada kerjaan atau apa bikin sampai 12 point (narsis ini mah..ckckck). Seusai mengerjakan, anda dipersilahkan mentag orang lain. OK, here we go...
1. Nama aseli di akte saya, Aulia Ibrahim Yeru. Biasa dipanggil Aul, Aulia, panggilan haram Lia, panggilan kapten john Ibrahim, panggilan dari nama ayah Yeru. Keluarga ayah aselinya berdarah jawatimuran dan keluarga ibu jawatengahan, kedua keluarga ini bertemu dengan pangkalnya ayah dan ibu saya di Tegal. Ya, inyong wong tegal....tapi numpang lahir di Prancis...tepatnya di Toulouse, tapi bahasa Perancisnya udah ga bisa lagi euy...harus belajar dari awal lagi ini mah...
Tradisi dari adat Jawa dapat dikatakan telah luntur, soalnya beberapa tergolong Musyrik, kalo Mus Mujiono itu mah artis, kalo Mushola itu tempat sholat.
2. Katanya dari perilaku bertiga saudara, saya adalah anak yang paling susah diatur, bandel. Terkadang suka melakukan perilaku yang yaa...cukup mengherankan. Contoh: makan tembok, ngolesin vaseline ke sekujur tubuh, menggubah lagu seenak jidad, memberi komentar seperlunya. Hm, biasa saja ya?? ngga tau tuh keluarga saya, kalo udah ngomongin saya memang suka hiperbola, padahal hiperkotak aja dulu...
3. Suka binatang?suka. waktu kecil, saya sempat dalam tahap 'sangat takut' ama binatang, ama capung takut, ama tikus takut, ama anjing takut, ama ikan mentah takut. Tapi sekarang sih suka ama kucing
4. Entah mengapa orang bilang saya garing. Padahal tiap pagi, dalam keadaan normal, kita dibiasakan untuk mandi (kecuali yang ngga doyan mandi), dan mandi jelas-jelas basah
5. Suka sejarah! saya menyukai kisah-kisah jaman dulu, hm, imajinasi juga sih. Puncak keemasan saya adalah waktu SMA, nilai sejarah saya ngga pernah kurang dari 80! sekarang udah di seni rupa, udah kegeruslah, cuman saya masih suka kok. Kalau kata Soekarno: DJAS MERAH (Djangan sekali-kali meloepakan sedjarah)
6. Sempat jadi bobotoh PERSIB. Kok sempet? saya pertama kenal Persib dari tukang mebel yang bikin lemari di rumah saya, jamannya Liga Dunhill kalo ga salah. Pokona mah can jadi urang Bandung, mun teu jadi bobotoh Persib. Salah satu kebanggaan saya atas Persib adalah mereka selalu mencetak dan memakai pemain lokal. Namun, semenjak Persib memakai pemain asing, kebanggaan saya meluntur. Hoiya, ada yang masih punya album kompilasi Persib? yang ada PAS Band, Koil, Harapan Jaya?? nyari euy....
7. Suka memasak, apalagi dalam keadaan kepepet. Saya inget dulu ditinggal di rumah, tanpa lauk, yang ada nasi ama cengek. Akhirnya untuk menghibur diri, saya 'memasak' nasi dan cengek tersebut, pake margarin gitu biar ada kesan bahwa saya memang 'memasak'. Ternyata lebih buruk daripada kurupuk plus saos tomat
8. Momen paling menegangkan adalah waktu saya disunat. Hahaha. Udah di 'meja panas' tetap saja meronta-ronta takut lihat suntikan. Kabur-kaburan gitu, kayaknya suster itu kesel juga ngeliat saya. Tapi akhirnya suster ada juga yang lihai, langsung menangkap dan menyuntik dan, blas, saya pun tidur seketika. ...abis saya histeris edan waktu itu...kayak domba mau disembelih...tapi asik dapat 'sumbangan' banyak hahaha, namun akhirnya nyokap juga yang megang tuh duit, entah disulap jadi apa
9. Cadel, ya saya cadel, ngga bisa ngomong 'r', hanya mendekati 'r' saja. Kalo ngga bisa ngomong l, jadinya cader, hahaha. Hm, kalo yang ini dibahas terus dari sd ampe badan segede-gede gaban gini. Sempet berusaha, dari belajar menggunakan kalimat penuh r (uleur mapay areuy, ular melingkar di atas pagar), sampai usaha fisik semisal menjepit lidah di pintu, tapi tetep aja ngga bisa, yang penting kan sudah usaha.
10. Cewek? saya pertama kali jadian ya sekarang ini. Hahaha. Tapi kalo suka cewek sih dari SD, hm, siapa ya? saya rada lupa baik nama pun wajah. Ya, biasalah saya kan pemalu, jadi ga pernah nyatain (dasar cupu hahaha). Ya emang ini pertama kali saya 'jadian', moga-moga langgeng haha. Doakeun weh yang terbaik...
11. Main concern...belum jadi swasTA, mo ngurus2 udah bukan jamannya lagi...hahaha...udah ah fokus buat masa depan, hm, mungkin babakan siliwangi jadi bahasan cukup ramai akhir-akhir ini (eh kang dada eta baksil teh dadana kota bandung...sesama dada teh dilarang saling meruksak...!!!eling...eling..geus heurin bandung teh...)
Tos ah. Sudah, sudah sebelas, artinya sudah kelebihan satu poin, ga mau nambah-nambah lagi. Kalo gitu saya akan mentag lanjut HAHAHAHAH...bersiaplah KELEAN!!!! (ditulisnya boleh di blog, friendster, atau facebook sekalipun)
1. Lucky, sudah lama saya tidak membaca blog Anda bung! hahaha
2. Helmi, kya..kya.....HelmiChan...saya kangen masa2 goblok di Kongres hahaha
3. Hanief...ini tuatua masih sadja berkeliaran di dunia persilatan hahahha
4. Haruno...hahahahahaha.....hidup mah proses yah??yah??
5. Zaldy...tukang komentar, udah zal..udah...
6. Giladilya Wilono...jangan2 kamu beneran betmennya huahaha....eits hati-hati bengek...
7. Ivan Backout...cobalah cara yang benar..hahah
8. Candra...dekil of the kumel..
9. Uda Darma...INKM I mengirim kepada INKM II groook...grooook.....
10. dan terakhir.....Nenek....ya siapa lagi...hahahaha....
Saturday, March 1, 2008
Masa lalu
rasanya aneh sekali:
kemarin jumat, saya nonton video wisudaan dari angkatan 96,
pagi ini saya iseng nyari temen smp dan sma
saya merindukan masa-masa itu
saya berandai kalau student center masih berdiri
saya kembali pada masa smp yang penuh kekacrutan
saya kembali pada masa sma yang ancur-ancuran
entahlah, tetapi seperti waktu menelan. Pikiran jadi kacau. Masalahnya meliputi segala aspek, ga cuma diri, tetapi mengenai lingkungan, dan kondisi.
Dan saya bercermin kepada diri saya sekarang.
Aneh. Saya berubah sekali. Inikah yang disebut "menjadi dewasa"?
(Iwan Fals-Hadapi Saja)
kemarin jumat, saya nonton video wisudaan dari angkatan 96,
pagi ini saya iseng nyari temen smp dan sma
saya merindukan masa-masa itu
saya berandai kalau student center masih berdiri
saya kembali pada masa smp yang penuh kekacrutan
saya kembali pada masa sma yang ancur-ancuran
entahlah, tetapi seperti waktu menelan. Pikiran jadi kacau. Masalahnya meliputi segala aspek, ga cuma diri, tetapi mengenai lingkungan, dan kondisi.
Dan saya bercermin kepada diri saya sekarang.
Aneh. Saya berubah sekali. Inikah yang disebut "menjadi dewasa"?
Pasrah pada Ilahi
hanya itu yang kita bisa
Ambil hikmatnya ambil indahnya
Cobalah menari cobalah bernyanyi
Cobalah-cobalah mulai detik ini
Hadapi saja
(Iwan Fals-Hadapi Saja)
Mission Failed!!!
Sabtu kemarin, saya akhirnya (Setelah 3 tahun) berada ngendon di kampus cap gajah duduk, akhirnya saya mencicipi juga aksi turun ke jalan. Saya pun tak pelak dianugerahi amanah sebagai Komandan Lapangan. Tapi dasar orang linglung, saya pun harus banyak berterimakasih kepada anak2 yang ternyata lebih sigap daripada saya. Iye, sampai turun ke jalanan pun, saya masih "terjebak" dengan pikiran yang kemana-mana, walhasil pikiran yang seharusnya terkonsentrasi untuk massa aksi, akhirnya terpecah berkeping-keping. Itu sangat berbahaya...jangan diulangi!!!!!! Padahal segala keputusan tentang massa adanya di saya, kalo saya tiba2 mikirin cewek, masak ntar massa saya disuruh beliin coklat ayam jago rasa stroberi? nanti kan kacau beliau!
ya sudahlah, tampaknya saya harus banyak berlatih untuk berkonsentrasi sebagai pemimpin....
siangnya, kami (danlap dan para teklap) yang sudah terbakar rasa lapar, dengan tidak tahu malunya menyerbu CC dimana diselenggarakan acara MSDN kerjasama IF dan Microsoft itu. Dasar, setelah aksi kami memang merasa muda kembali (baca: nakal kembali). Kami serta merta pun menghampiri meja prasmanan, dan mengambil makanan dengan bebasnya. Sontak seseorang dengan baju panitia mendatangi saya.
"Anda siapa ya?"
"oh, cuman kita-kita aja lagi laper.."
"Anda mahasiswa kan??" (gayanya dah mulai kayak tatib ospek)
"iya..." (udah keder kayak junior di ospek)
"Anda tahu malu kan?? saya alumni sini"
"e....yah...yah.."
"Anda jangan makan makanan ini yah..anda tahu malu kan?? Anda MAHASISWA kan??"
abis gitu, akhirnya saya keder setengah mati dan langsung naro piring dan mabur. Padahal itu sop udah tumpah2..piring tuh dah penuh banget...kapan lagi coba????
akhirnya, misi infiltrasi saya gagal total....
pada acara makan2 berikutnya, saya ngga boleh gagal!!!!!!!!
ya sudahlah, tampaknya saya harus banyak berlatih untuk berkonsentrasi sebagai pemimpin....
siangnya, kami (danlap dan para teklap) yang sudah terbakar rasa lapar, dengan tidak tahu malunya menyerbu CC dimana diselenggarakan acara MSDN kerjasama IF dan Microsoft itu. Dasar, setelah aksi kami memang merasa muda kembali (baca: nakal kembali). Kami serta merta pun menghampiri meja prasmanan, dan mengambil makanan dengan bebasnya. Sontak seseorang dengan baju panitia mendatangi saya.
"Anda siapa ya?"
"oh, cuman kita-kita aja lagi laper.."
"Anda mahasiswa kan??" (gayanya dah mulai kayak tatib ospek)
"iya..." (udah keder kayak junior di ospek)
"Anda tahu malu kan?? saya alumni sini"
"e....yah...yah.."
"Anda jangan makan makanan ini yah..anda tahu malu kan?? Anda MAHASISWA kan??"
abis gitu, akhirnya saya keder setengah mati dan langsung naro piring dan mabur. Padahal itu sop udah tumpah2..piring tuh dah penuh banget...kapan lagi coba????
akhirnya, misi infiltrasi saya gagal total....
pada acara makan2 berikutnya, saya ngga boleh gagal!!!!!!!!
Wednesday, September 12, 2007
Senja Kelabu
Meongan dua kucing pertanda duka
Bunda kehilangan anaknya, anak kehilangan saudaranya
meraung mereka, saudaranya kembali dipeluk oleh tanah.
Mencari dalam gelap, mereka bersikukuh mengais harapan.
Hari tenggelam, biru berganti gelap sempurna
Hus, hentikan meongannya !!
hatiku susah karenanya, teringat apa yang telah kulakukan
menjelang senja membawa hari tenggelam :
kuterkejut melihatnya, kumisnya telah lemah,
tergolek terubung lalat di aspal jalanan,
segera kukubur mayatnya dengan dibungkus koran
menjadi pupuk bersemilir duka dibawah pohon durian
(auliaibrahimyeru, 9 September 2007, Bandung)
Saturday, August 25, 2007
resume aul
Aulia Ibrahim Yeru
Jalan Ligar Wangi No 48 / (022) 2501809
081320911122
aulcintaindonesia@yahoo.co.id
aulcintaindonesia@gmail.com
Pendidikan
Kriya Tekstil, Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Teknologi Bandung (2005-sekarang)
SMA Taruna Bakti Bandung (2002-2005)
SMP Negeri 44 Bandung (1999-2002)
SD Negeri Ciujung 2 Bandung (1997-1999)
SD Islam Salman Al-Farisi Bandung (1993-1997)
TK Islam Salman Al-Farisi Bandung (1992-1993)
Organisasi
Menteri Luar Negeri KMSR-ITB (2007-Maret 2008)
Staf SDMK-PSDM Kabinet KM-ITB (2007-2008)
Perwakilan KMSR untuk Kongres KM-ITB (Des.2006-Feb.2007)
Deputi Departemen Birokrasi KMSR-ITB (2006-2007)
Staf PSDM Kabinet KM-ITB (Sep.2006-Des.2006)
Anggota Biasa PSIK-ITB (2006-sekarang)
Anggota Biasa KISR-ITB (2006-sekarang)
Anggota Biasa KMSR-ITB (2006-sekarang)
Anggota Biasa KM-ITB (2006-sekarang)
Anggota Biasa KREM (Keluarga Remaja Muslim) Taruna Bakti (2003-2005)
Pelatihan/Pembinaan
Pendiklat Divisi Keamanan PMB KM-ITB 2007 (Jun.2007-Agst.2007)
Peserta Seminar “Diskusi Sehari : Pembangunan Budaya Bangsa Melalui Media Film”, SAPPK ITB (28.Agst.2007)
Peserta Seminar “Mempertanyakan Fungsi Kesenian Sebagai Pilar Kebangsaan” (19.Des.2007)
Peserta Workshop Omigari KMSR-ITB (2006)
Peserta Diklat Divisi Keamanan OSKM-ITB (Jun.2006-Agst.2006)
Orientasi Studi Keluarga Mahasiswa Seni Rupa ITB (2005-2006)
Orientasi Studi Keluarga Mahasiswa ITB (2005)
Kepanitiaan
Ketua Umum Inisiasi Keluarga Mahasiswa ITB 2008 (Apr.2008-Agst.2008)
Staf Komandan Lapangan PMB KM-ITB 2007 (Jun.2007-Sept.2007)
Staf Perijinan Remural Siliwangi KMSR-ITB (2007)
Staf Divisi Perijinan Fancy Night Juli KMSR-ITB (Jul.2007)
Ketua Divisi Perijinan Fancy Night Februari KMSR-ITB (Feb.2007)
Staf Divisi Perijinan Fancy Night Oktober KMSR-ITB (Okt.2006)
Staf Perijinan Pameran Foto “Lebaran di Kotaku” KMSR-ITB (2006)
Komisi Disiplin Pemilu Presiden KMSR-ITB (2006)
Koordinator Lapangan Keamanan Pasar Seni ITB (10.Sept.2006)
Staf Divisi Artistik Pasar Seni ITB (Jun.2006-Sept.2006)
Koordinator Lapangan Keamanan OSKM ITB (Jul.2006-Agst.2006)
Komandan Lapangan Keamanan Wisuda Februari KMSR-ITB (Feb.2006)
Staf Tim Kreatif Pemilu KM-ITB (2006)
Staf Divisi Keamanan IDE INDDES ITB (2005)
Staf Divisi Logistik Pentas Seni “TB Invasion” SMA Taruna Bakti (2004)
Koordinator Divisi Logistik Masa Orientasi Siswa SMA Taruna Bakti (2004)
Pameran
Pameran Seni Serat "Fiber Face 2" Taman Budaya, Yogyakarta (2009)
Pameran TPB FSRD-ITB 2005 “Asa Dhaya Rupa” (2006)
Pameran Omigari KMSR-ITB (2005)
Jalan Ligar Wangi No 48 / (022) 2501809
081320911122
aulcintaindonesia@yahoo.co.id
aulcintaindonesia@gmail.com
Pendidikan
Kriya Tekstil, Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Teknologi Bandung (2005-sekarang)
SMA Taruna Bakti Bandung (2002-2005)
SMP Negeri 44 Bandung (1999-2002)
SD Negeri Ciujung 2 Bandung (1997-1999)
SD Islam Salman Al-Farisi Bandung (1993-1997)
TK Islam Salman Al-Farisi Bandung (1992-1993)
Organisasi
Menteri Luar Negeri KMSR-ITB (2007-Maret 2008)
Staf SDMK-PSDM Kabinet KM-ITB (2007-2008)
Perwakilan KMSR untuk Kongres KM-ITB (Des.2006-Feb.2007)
Deputi Departemen Birokrasi KMSR-ITB (2006-2007)
Staf PSDM Kabinet KM-ITB (Sep.2006-Des.2006)
Anggota Biasa PSIK-ITB (2006-sekarang)
Anggota Biasa KISR-ITB (2006-sekarang)
Anggota Biasa KMSR-ITB (2006-sekarang)
Anggota Biasa KM-ITB (2006-sekarang)
Anggota Biasa KREM (Keluarga Remaja Muslim) Taruna Bakti (2003-2005)
Pelatihan/Pembinaan
Pendiklat Divisi Keamanan PMB KM-ITB 2007 (Jun.2007-Agst.2007)
Peserta Seminar “Diskusi Sehari : Pembangunan Budaya Bangsa Melalui Media Film”, SAPPK ITB (28.Agst.2007)
Peserta Seminar “Mempertanyakan Fungsi Kesenian Sebagai Pilar Kebangsaan” (19.Des.2007)
Peserta Workshop Omigari KMSR-ITB (2006)
Peserta Diklat Divisi Keamanan OSKM-ITB (Jun.2006-Agst.2006)
Orientasi Studi Keluarga Mahasiswa Seni Rupa ITB (2005-2006)
Orientasi Studi Keluarga Mahasiswa ITB (2005)
Kepanitiaan
Ketua Umum Inisiasi Keluarga Mahasiswa ITB 2008 (Apr.2008-Agst.2008)
Staf Komandan Lapangan PMB KM-ITB 2007 (Jun.2007-Sept.2007)
Staf Perijinan Remural Siliwangi KMSR-ITB (2007)
Staf Divisi Perijinan Fancy Night Juli KMSR-ITB (Jul.2007)
Ketua Divisi Perijinan Fancy Night Februari KMSR-ITB (Feb.2007)
Staf Divisi Perijinan Fancy Night Oktober KMSR-ITB (Okt.2006)
Staf Perijinan Pameran Foto “Lebaran di Kotaku” KMSR-ITB (2006)
Komisi Disiplin Pemilu Presiden KMSR-ITB (2006)
Koordinator Lapangan Keamanan Pasar Seni ITB (10.Sept.2006)
Staf Divisi Artistik Pasar Seni ITB (Jun.2006-Sept.2006)
Koordinator Lapangan Keamanan OSKM ITB (Jul.2006-Agst.2006)
Komandan Lapangan Keamanan Wisuda Februari KMSR-ITB (Feb.2006)
Staf Tim Kreatif Pemilu KM-ITB (2006)
Staf Divisi Keamanan IDE INDDES ITB (2005)
Staf Divisi Logistik Pentas Seni “TB Invasion” SMA Taruna Bakti (2004)
Koordinator Divisi Logistik Masa Orientasi Siswa SMA Taruna Bakti (2004)
Pameran
Pameran Seni Serat "Fiber Face 2" Taman Budaya, Yogyakarta (2009)
Pameran TPB FSRD-ITB 2005 “Asa Dhaya Rupa” (2006)
Pameran Omigari KMSR-ITB (2005)
Subscribe to:
Posts (Atom)