Wednesday, October 8, 2008

Ejaan Yang Disesuaikan

Saya baru menyadari keganjilan kita dalam berbahasa. Beberapa mungkin sudah menyadari, saya melihat bahwa penggunaan kata kita memang terus berubah. Seperti yang ini:

Arus Mudik-Arus Balik


Padahal bukannya 'pasangan' dari kata 'mudik' adalah 'hilir'? Seingat saya yang ada pasangan kata 'hilir-mudik', bukan 'mudik-balik'.

Jika demikian, maka seharusnya:

Arus Mudik-Arus Hilir


Nah lho?

Mungkin memang saya yang kurang tahu, maka dari itu, ada yang bisa mengkoreksi?

1 comment:

  1. Menurut KBBI, mudik itu bisa berarti hulu sungai. Makanya ada 'hilir-mudik'. Tapi mudik juga bisa berarti pulang ke kampung halaman. Jadi, ga melulu 'mudik' itu pasangannya 'hilir'. Hehe...

    Kalau soal salah kaprah berbahasa Indonesia mah emang ada. Contohnya pada kalimat yang dipake MC/pembawa acara seperti ini:

    'Acara berkutnya, sambutan dari Bapak X, waktu dan tempat dipersilakan'

    Nah, yang mau ngasih sambutan kan si Bapak X, tapi yang dipersilakan kok si waktu dan tempat :)

    ReplyDelete