Wednesday, April 8, 2009

Juni-Juli-Agustus (bagian kedua)

Hahahhaa, akhirnya saya tulis juga tahap yang berikutnya. Entah kenapa lumayan sulit juga mengingat keseluruhan apa yang saya alami saat itu. Yang jelas, konsentrasi saya terpecah dua, jadi panitia lapangan OSKM 2006 juga menjadi panitia Pasar Seni ITB 2006 yang udah mepet banget waktu itu.

OSKM 2005 telah memincut saya untuk jadi panitia lapangan. Iya, saya ingin terlibat dalam kepanitiaan OSKM. Kendati, sebenarnya banyak yang menganjurkan untuk lebih memilih terlibat dalam kepanitiaan OHU. Tapi sederhana, karena kakak saya lebih aktif di OHU, makanya saya memilih OSKM. Supaya rame, sudut pandang yang diambil beda-beda.

Nah, saya ingat sekali, waktu itu kami (panitia lapangan-red) mengalami diklat terpusat, ya diklat pemberian materi yang nantinya akan diberikan kepada angkatan 2006. Biasa, standarnya kita dikumpulkan pagi-pagi oleh panitia pendiklat yang dipimpin oleh danlap. Lalu ada pemberian materi dan tugas, dan terus menerus seperti itu. Ada juga yang menarik seperti simulasi atau bikin drama (kelompok saya menang looooh...trus hadiahnya sekalung permen, yang ngalungin SHANAAA...huehahahahahahahah). Ya begitulah ketawa-ketiwi dan ceria.

Tibalah saat pemilihan divisi lapangan. Saya ingat sekali waktu ketua kelompok dikumpulkan oleh danlap, ada kordiv keamanan juga. Dia bilang pokoknya keamanan berguna banget, bisa tau tempat colokan, wc di seluruh kampus. Dengan pertimbangan tersebut, tentu saja, saya memilih keamanan. Hahahah.

Divisi Kemanan saat itu dapat dikatakan divisi yang paling gaul. Rata-rata isinya anak gaul, anak basketlah kalo ga mau dibilang anak gaul. Heheheh. Sedangkan saya apa? apalah awak ini....Ya, begitulah, ada juga sebuah klan yang isinya orang yang paling eksis dari yang eksis. Maksudnya? menurut saya karena orang-orangnya cukup gaul, ya keamanan terdiri dari orang yang eksis, nah dari sekumpulan orang yang eksis itu ada orang yang paling eksis. Orang-orang inilah yang akhirnya menamakan mereka Geng Tongkeng, entah, tapi belakangan ini saya sudah tidak mendengar eksistensi mereka.

Saat yang paling kontroversial saat itu adalah pemilihan kordiv dan perangkat inti keamanan. Hem, aneh, kenapa dari satu golongan yang sama?? tapi apalah, toh, saya menganggap mereka orang yang cukup vokal dalam setiap diklat. Sayapun terpilih dari korlap (kalo bahasa sekarang-danpas!). Tapi, saya merasa kemampuan dalam mengorlap perlu dipertanyakan. Sampai sekarang. Entah mengapa, apakah bisa karena faktor suka dan tidak suka? bisa sangat jadi, tapi jawaban saya tetap: ENTAHLAH. Dan entah mengapa dilingkungan korlap pun saya merasa terkucilkan. Ada beberapa kesalahan mendasar yang kerap saya lakukan memang, dan saya merasa ini berlanjut sampai waktu ke depan. Hahahahahah. Pernah ada suatu kejadian juga, kami para korlap dikumpulkan oleh kordiv keamanan. Katanya, ada mosi tidak percaya (tepatnya: tidak suka) terhadap korlap dan perangkat yang terpilih. Tapi, masalah ini pun hanyut dalam waktu kedepan, karena masalah-masalah yang dihadapi OSKM 2006 ternyata lebih pelik ketimbang masalah gaul-menggauli ini.

Permasalahan OSKM 2006 dalam pandangan mata saya, tidak semata-mata permasalahan dalam tubuh rektorat saja, tetapi juga permasalahan dari mahasiswanya sendiri. Dalam beberapa curi-dengar, saya mendengar bahwa ternyata ketidakpercayaan pada panitia adalah persoalan tidak ditepatinya janjian pertemuan yang akan diadakan, entah benar entah salah. Yang jelas nama OSKM sendiri sudah bermasalah di mata rektorat. ITB hari ini adalah ITB yang berusaha membangun citra (entah mengapa dari logo yang mirip Starbucks itu, citraan ITB sedang dihancurleburkan). OS yang citranya melekat dengan kekerasan dilarang keras oleh rektorat. Padahal citra OSKM itu hendak diubah sejak 2005. Walaupun saya dengar OSKM 2000 sudah bikin spanduk "OSKM 2000 ANTI KEKERASAN" di dekat Boromeus.

Yang jelas nama "OS-KM" inilah yang bermasalah menurut rektorat. Saat itu, pendirian para petinggi KM (ketua himpunan, Kabinet, unit??mereka punya cerita sendiri nanti) menolak sikap rektorat. Ini berimbas pada kegiatan rutin mahasiswa di awal kurikulum. Yaitu Open House Unit. Karena meminta kebulatan sikap mahasiswa, ada forum yang mengumpulkan baik ketua himpunan maupun unit agar unit-unit mau mengundurkan diri dari OHU. Atau OHU yang jelas didukung oleh rektorat ini diminta untuk tidak diisi oleh unit-unit. Ini mengakibatkan respon yang negatif dari panitia OHU dan unit-unit. Salah satu ketua unit bahkan dengan lantangnya bilang para ketua himpunan mempolitisir unit. Tetapi sebagai bentuk keprihatinan, panitia OHU menggelar pameran kecil yang berisi foto-foto OSKM masa ke masa. Dalam keberjalanannya OSKM 2006 dan OHU 2006 berjalan sendiri-sendiri.

Dalam pandangan saya, untung juga OHU masih bisa dilaksanakan. Saat itu TPB 2006 belum masuk program studi, alias masih dalam lingkungan fakultas, hanya beberapa himpunan saja yang sudah dapat memegang TPBnya. Maka, yang bisa dilakukan adalah dipegang dahulu oleh unit-unit. Program seperti ini pernah berjalan, namanya PPLK (Program Pengenalan Lingkungan Kampus). Indepedensi mahasiswa? hm, belakangan ini, saya berfikir pentingnya kita untuk duduk bersama seluruh civitas academica tentang posisi Keluarga Mahasiswa sekarang ini. Menurut saya sih, yang asik mah interdepedensi...heuahahaha...ah tapi saya tidak ingin membahas hal ini di posting yang sekarang.

Bagaimana dengan 2006? OSKM akhirnya hanya dilaksanakan dua hari saja. Mulanya, Pra-OSKM 2006 mulai dengan kemunculan panitia di Sabuga untuk membagi kelompok, juga dengan pemutaran video. Tetapi rektorat secara berkala selalu membagikan kertas kepada 2006 mengenai pengumuman ilegalnya OSKM dan yang mengikutinya akan diancap Drop Out (D.O). Ketika panitia memanfaatkan sesi pengenalan KM di Sabuga, akhirnya direm langsung oleh Bu Ciptati di depan panggung. Iya, langsung di depan 2006, konflik rektorat-mahasiswa, diketengahkan. Akhirnya 2006 keluar tanpa dibagikan kelompok, serta mereka semua, pulang. Panitia hanya bisa mengiringi mereka dengan lagu "Kampusku", di sepanjang jalan sampai mulut gerbang Sabuga.

Pada saat-saat kritis tersebut, saya nilai muncul tiga golongan di angkatan 2006, yaitu:
1. Tidak ikut dan tidak berniat sama sekali;
2. berniat ikut OSKM 2006, tetapi takut;
3. Ikut OSKM.

Pokoknya usaha untuk "membujuk" 2006 ikut OSKM terus berlangsung. Entah perasaan 2006 saat itu, takut? sangat mungkin!!hehahahaa. Pembukaan OSKM berlangsung pagi hari sebelum OHU, jumlahnya saya lupa 100-an lah. Setelah OSKM, 2006 langsung mengikuti OHU.

Keesokan harinya, kampus ditutup bersih. Di dalam kampus pun terdapat coretan dinding, tetapi saya lupa isinya apa. Sampai sekitar jam 9an, 2006 golongan 2 ini melaksanakan aksi solidaritas sebagai dukungan secara moral kepada panitia dan peserta OSKM 2006, di depan gerbang kampus. Sementara itu ketua himpunan pun berkumpul dan mengadakan aksi orasi selain menyambut aksi 2006 ini, juga menyatakan dukungan terhadap OSKM 2006. Beberapa panitia pun menyambut di gerbang depan kampus. Suasananya? mirip-miriplah kayak ada perang aja. Tegang sekali. Kampus ditutup, orasi "bertebaran" dimana-mana. Setelah itu, para panitia, peserta, dan beberapa simpatisan dari himpunan mengadakan bakti sosial di sekitaran kampus.

Akhirnya, penutupan OSKM 2006 ITB berlangsung. Ada kejadian cukup kocak ketika danlap utama meneriakkan "SIAPA KALIAAAN???" kepada 2006. Biasanya ketika ditanya "SIAPA KALIAAAAN???" jawabnya adalah angkatan dari peserta tersebut. Misalnya, "SIAPA KALIAAAAN?" jawabnya. "2005!". Tetapi karena dalam pelaksanaan OSKM yang sangat minim tersebut, hal itu tidak dapat dilaksanakan. Setelah penutupan, panitia-massa kampus-peserta mengadakan aksi terobos kampus yang sebenarnya telah diakali sebelumnya bersama pihak keamanan, karena toh tidak ada OSKM disitu, yang ada hanya aksi jalan saja. Padahal, menurut saya, bisa saja loh semua massa yang ratusan itu dimobilisasi untuk demonstrasi rektorat. Hehehe. Entah mengapa hal itu tidak terjadi. Heahaahhaah.

Kesimpulannya, pada penampakannya OSKM 2006 menjadi sangat heroik. Inilah OSKM terakhir yang saya dengar. Hahahahaha. Tapi kan jaman terus berguliiir....

2 comments:

  1. saya masih kecewa dengan OHU yang ada di bawah PMB pada tahun 2007, dan juga OHU yang ada di bawah INKM pada tahun 2008 lalu, hehehe... :D

    Taun 2009 gmn ya? ah udahlah, mikir TA ama kuliah aja, banyak ngulang ntar gak lulus2, hahaha... :p

    ReplyDelete
  2. @angga: yaelah, belum juga cerita yang sono udah nyosor aja...hemhem secara keseluruhan, yang dapat saya katakan adalah: kondisi inkm dengan pmb, sama sekali berbeda...kalo inkm..secara eksekusi dalam BIDANG TERTENTU..saya rasa saya pun punya kekecewaan...

    ReplyDelete